Weekly post

  • Tips Mengatasi Handphone Yang Kemasukan Air

    What's up gan?
    Are you fine today?
    If You fine, I want to tell you about "Tips Mengatasi Handphone Yang Kemasukan Air"

    Kita sering sekali memakai handphone secara sembarangan atau tidak memiliki tata cara, maka itu sering juga saat kita menggunakan handphone banyak resiko-resikonya. Salah satunya adalah terkena air atau kemasukan air. Kejadian ini bisa terjadi apabila kita berada ditempat-tempat yang disekitar kita ada air yang bayak, misalnya : Kolam Berenang, Kolah Ikan, Sungai, Danau, Laut, Parit, Bak Mandi, Saat Percobaan Ilmiah, dll.

    Maka itu saya akan memberitahukan cara/tipsnya.


    Berikut 6 langkah mengatasinya :
    1. Jangan Panik
    Sepele memang, namun ini benar-benar penting. Biasanya orang yang baru tersadar bahwa perangkat genggam kesayangannya telah tercebur lantas panik. Akibatnya, ia malah tidak berbuat apa-apa, hanya meratapi keadaan. Padahal jika tidak panik dan bisa mengendalikan emosi, ia dapat mengambil langkah yang lebih bermanfaat. Segera keluarkan ponsel itu dari zona ‘berbahaya’ dan lakukan tindakan pertolongan pertama.
    1. Keluarkan (copot) Baterainya
    Inilah tindakan pertama yang harus dilakukan ketika ponsel Anda tercebur atau basah lantaran kehujanan, keluarkan baterai. Langkah ini harus diambil dengan cepat untuk menyelamatkan sirkuit-sirkuit di perangkat tersebut agar tidak rusak terkena air. Tak lupa, lepas juga segala aksesoris yang melekat pada ponsel, seperti cover dan gantungan kunci.
    1. Keringkan
    Ada banyak cara untuk mengeringkan ponsel yang tengah basah. Cara sederhana yang direkomendasikan adalah dengan mengelapnya dengan handuk atau tisu. Jika tidak ada, menggunakan sapu tangan juga bisa menjadi pilihan. Hal ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan terlalu banyak menggoyang dan menggerakkan ponsel tersebut. Selain itu, usahakan agar partikel-partikel kecil dari handuk atau bahan yang digunakan untuk mengelap agar tidak tertinggal di bagian dalam ponsel.
    1. Gunakan Vacuum Cleaner jangan gunakan Hair Dryer (Pengering rambut)
    Terdengar lucu memang, namun menggunakan alat penyedot debu (vacuum cleaner) dapat bermanfaat untuk mengeluarkan sisa-sisa air di dalam perangkat ponsel Anda. Di sisi lain, jangan coba menggunakan hair dryer. Ingat, kedua alat ini (vacuum cleaner dan hair dryer) memiliki cara kerja berbeda. Vacuum beroperasi dengan cara menghisap, sedangkan hair dryer malah bekerja dengan menyemburkan angin. Nah, sifat hair dryer inilah yang berpotensi untuk mendorong sisa-sisa air yang ada di ponsel untuk terjerembab lebih jauh ke bagian dalam perangkat.
    1. Pendam dalam Beras
    Simpan ponsel yang habis ‘main basah-basahan’ tersebut pada sesuatu yang dapat menyerap air. Metode yang paling populer adalah menempatkannya di wadah yang berisi beras. Pasalnya, beras memiliki sifat untuk menyerap kelembaban. Ini berlaku pada segala macam jenis beras. Perlu waktu untuk melakukan cara ini, atau akan lebih baik jika ponsel tersebut ‘dikuburkan’ saja semalaman.
    1. Harap Sabar
    Setelah semua langkah di atas dilakukan, kini ‘jurus’ terakhir adalah soal kesabaran. Pengguna diimbau untuk tidak langsung kembali menyematkan baterai dan coba menyalakan ponsel tersebut ketika sudah menjalankan cara-cara di atas. Ada baiknya, tunggu setidaknya 24 jam. Satu hal penting terakhir, jangan lantas terburu-buru untuk membeli ponsel baru, sebab biasanya dengan cara-cara di atas banyak ponsel yang basah kuyup bisa terselamatkan. 

    Sekian dulu pemberitahuan dari saya..
    See you in my next pages..
    Bye gan..!!

    Selamat mencoba..


    *jangan lupa komentarnya ya gan.. :D


    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
    DAFTAR ISI :

    0 comments

    Peraturan yang harus diikuti ketika membuat komentar :
    1. Tidak Membuat Link Aktif
    2. Tidak SPAM
    3. Menggunakan Bahasa Yang Sopan
    4. Tidak Berhubungan Dengan SARA, Seks, dan Judi

    Selamat Berkomentar..
    Terima Kasih Atas Kerjasamanya.. ^_^

    Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show Emoticon

  • Renungan | Meja Kayu Saksi Air Mata



    MEJA KAYU SAKSI AIR MATA!!


    Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

    Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

    Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu, "ujar sang suami. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.

    Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam.

    Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu sedang membuat apa?". Anaknya menjawab, "AKU SEDANG MEMBUAT MEJA KAYU BUAT AYAH DAN IBU UNTUK MAKAN SAAT KU BESAR NANTI. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan." Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

    Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.

    -------------------

    PESAN :

    Jangan pernah abaikan orang tua yang tidak bisa berbuat apa-apa karena lanjut usia. Uruslah dengan berbesar hati, sebab suatu saat kamu akan menjadi orang tua. Dan DOA orang tua kepada anak-anaknya selalu melimpah tanpa mengharapkan balasan.





    Sekian dulu pemberitahuan dari saya..
    See you in my next pages..
    Bye gan..!!


    *jangan lupa komentarnya ya gan.. :D

    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
    DAFTAR ISI :

    0 comments

    Peraturan yang harus diikuti ketika membuat komentar :
    1. Tidak Membuat Link Aktif
    2. Tidak SPAM
    3. Menggunakan Bahasa Yang Sopan
    4. Tidak Berhubungan Dengan SARA, Seks, dan Judi

    Selamat Berkomentar..
    Terima Kasih Atas Kerjasamanya.. ^_^

    Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show Emoticon

  • Renungan | Doa Siapa Yang Dikabulkan?



    DOA SIAPA YANG DIKABULKAN............?

    Karena badai, sebuah kapal tenggelam di lautan luas. Yang selamat hanyalah dua laki-laki yang berhasil berenang ke sebuah pulau terpencil. Di sana mereka tidak tahu apa yang harus diperbuat, kecuali berdoa. Namun untuk mengetahui doa siapa yang lebih manjur, mereka memutuskan membagi pulau tersebut menjadi dua bagian. Kemudian mereka pun berpisah untuk menempati daerah masing-masing.

    Pertama mereka berdoa untuk makanan. Paginya, orang pertama mendapati sebuah pohon dengan buah-buahnya yang bergelantungan. Sementara orang yang kedua tidak menemukan apa-apa.

    Seminggu berlalu.

    Orang pertama merasa kesepian sehingga ia berdoa memohon seorang istri. Tanpa diduga, keesokan harinya ada kapal karam. Hanya seorang wanita yang berhasil selamat dan sampai ke bagian pulau yang ditempati orang pertama. Segera setelah itu, si orang pertama berdoa minta rumah, pakaian dan lebih banyak lagi makanan. Dan, ajaib! Segalanya terkabul dengan segera.

    Ironisnya,tetap tidak terjadi apa-apa bagi orang kedua.

    Akhirnya, orang pertama berdoa meminta sebuah kapal agar ia dan istrinya bisa meninggalkan pulau tersebut. Lagi, esok harinya ia menemukan sebuah kapal terdampar di bagian pulau yang ditempatinya. Buru-buru ia dan istrinya naik ke kapal hendak meninggalkan orang kedua. Ia merasa bahwa orang kedua tidak layak menerima berkat Allah karena tidak satu pun doanya dikabulkan Allah.

    Ketika si orang pertama hendak meninggalkan pulau, tiba-tiba terdengar suara bergemuruh dari surga: "Mengapa kamu hendak meninggalkan temanmu sendirian di pulau?"

    "Berkat ini hanya untukku," jawabnya. "Semua doanya tidak ada yang terkabul. Berarti ia memang tak pantas menerima apa-apa."

    "Kamu salah," suara itu menjawab. "Ia telah berdoa untuk satu hal dan Aku hanya mengabulkan doanya. Jika bukan karena dia, kamu tidak akan menerima semua berkat ini."

    "Katakan," serunya pada suara itu, "Apa yang ia doakan sehingga aku harus mempedulikannya."

    "Ia memohon kepada-Ku agar semua doamu dikabulkan."






    Sekian dulu pemberitahuan dari saya..
    See you in my next pages..
    Bye gan..!!


    *jangan lupa komentarnya ya gan.. :D

    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
    DAFTAR ISI :

    1 comments:

    Peraturan yang harus diikuti ketika membuat komentar :
    1. Tidak Membuat Link Aktif
    2. Tidak SPAM
    3. Menggunakan Bahasa Yang Sopan
    4. Tidak Berhubungan Dengan SARA, Seks, dan Judi

    Selamat Berkomentar..
    Terima Kasih Atas Kerjasamanya.. ^_^

    Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show Emoticon

  • Copyright © 2013 - Nisekoi - All Right Reserved

    ANS Home Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan